kisah hidup manusia begitu rumit, entah hidupnya, entah manusianya..
hati manusia begitu rapuh, entah hatinya, entah manusianya..
ada begitu banyak lapisan pelindung hati, mulai dari kesetiaan dan ketulusan..
hingga ketakutan akan sakit hati dan keegoisan, manusia begitu takut susah hati dan sakit hati..
maka digenggamnya erat - erat sebongkah hati, disimpan dalam - dalam untuknya sendiri..
menjaganya hati - hati agar tak tergores dan tak terluka, demi sebuah rasa yang disebut kebahagiaan..
menutup telinganya dari teriakan hati yang ingin bebas, menutup matanya dari kebenaran yang terlihat jelas..
merapatkan sayapnya dan berjalan di atas tanah, meski lukanya hampir bernanah..
hidup manusia begitu rumit, entah hidupnya, entah manusianya..
hati manusia begitu rapuh, entah hatinya, entah manusianya..
----
kapan kau menyadari?
hati yang kau genggam erat dan kaujaga rapat untuk dirimu sendiri..
hanya akan mati dan menjadi debu..
karena hati hanya berarti,
bila parut luka dan kenangan ada bersamanya saat kau mati.
tak perlu takut sakit, tak perlu takut luka..
tak perlu takut sedih, apalagi pedih..
hatimu takkan berhenti hidup..
selama tak kau tutup.