Jumat, 27 Mei 2011

Angin, tak pernah bisa dan tak ingin digenggam

Bukan aku tak menghargai kenangan, namun masa lalu memanglah telah berlalu. 
Bersamanya ada banyak hal yang dengan susah payah berhasil kulalui, kulepaskan.
 Ada banyak hal yang dengan sekuat tenaga berhasil kuubah.  
Dan aku tak terlalu bersemangat untuk mengulang ataupun mengingatnya kembali.  
Bagiku segalanya sederhana saja, apa yang terpenting saat ini, itulah yang kujaga baik - baik.
 Apa yang ada di depanku, itulah yang kujelang. 
Apa yang tak perlu kucari, takkan kukejar. 
Apa yang tak perlu kupermasalahkan, takkan kupikirkan. 
Apa yang nantinya akan kulupakan, takkan kusimpan. 

Kalau toh nantinya aku harus menjalaninya, maka tak perlu kuributkan apa yang tak kusukai.  
Entah sejak kapan, yang aku inginkan hanyalah mempermudah dan menyederhanakan hidupku.
Rasanya waktuku terlalu singkat dan tenagaku terlalu terkuras untuk memikirkan dan menjalankan apa yg seharusnya tidak menjadi masalahku.  Dulu aku selalu mengatakan pada mereka yg kukenal,
Anggaplah aku angin. 
Sekarang, aku merasa aku memanglah angin. 
Karenanya, bukan aku tak menghargai kenangan. 
Namun seringkali, kenangan diingat karena ada yang ingin digenggam. 
Bagiku, kesedihan selalu lebih gelap, dari pacar gelap.
Dan pesona pria penambal cinta itu, meniup indra dengarku,
 namun nyatanya Angin, tak pernah bisa dan tak ingin digenggam.


Selasa, 24 Mei 2011

Hidup Akan Selalu Terus


Hanya ini yang kudapat, adalah keraguan. 
Tidak peduli tapi terkadang aku ingin waktu dapat berhenti.
berhenti memikirkan angin, Angan yang melepuh di terik matahari. 
Hidup sukar dimengerti, pun cinta yang bertekateki.
Saat seribu burung kertas lepas dari matamu, 
Pada alang-alang aku bersuara. 
Di kaki-kaki hujan yang runcing aku berkata : Cinta yang kuat selalu bisa beri isyarat, kau pasti tahu; bagaimana caranya bernafas, melegakan dada. 

Hal ini selalu untuk besok,  Bila cinta serupa tongkat orangbuta, kuinginkan harapan, yang tak menyesatkan. Lalu kurindukan kekasih, yg bahkan belum pernah kusebut namanya. 
Kekasih, yang warna matanya, belum lagi kutahu.
Aku rindu berbicara dengan anda Anynomously. Aku begitu buruk, dan saat seperti ini, membuat aku sadar !  Sajak, selalu mampu membuatku mengenangmu- dengan cara yang lebih baik. ~



Senin, 16 Mei 2011

Selamat Ulang Tahun "LHIYA"



Selain mengingatmu, tak ada lagi yang lebih penting buatku. 
Menantimu hingga kaki-kaki tak mampu lagi berjalan.
 Akan kukatakan pada awan hitam
 Aku ingin menyapamu meski hanya lewat semilir angin
 Tak kuasa sudah aku ingin rebah di lapang hatimu
Detik ini aku hanya ingin menyapamu dengan doa :

Semoga Allah selalu melimpahkan cinta-Nya di hatimu
 semoga dengan bertambahnya usia menjadikan kamu insan yang mulia, semakin disayang Allah dan menyayangi Allah, semakin umurnya berkah, pahalanya bertambah
 segala urusan dipermudahkan Allah. Amin Yarobbal Alamin
Lia, Selamat Ulang Tahun, Selamat Hari Lahir,
walo gak seharmonis kayak dulu, tetep gw selalu doain temen yang pernah ada buat gw.
it's hard separate when a bestfriend is going to go. Just pray, one day could meet again.
The beautiful memories of this friendship will always live in my heart.
Semoga hari-hari kedepannya semakin indah ^___^