Tidak semua yang kuusahakan akan berbuah sebuah kebaikan.
Tidak semua yang kulakukan akan berbuah sebuah kesempurnaan.
Tidak semua yang kujaga dengan baik akan berbuah sebuah kepercayaan.
Itu aku tahu.
Dan untuk semua yang tidak semua itu,
Aku melepaskannya dengan penuh keikhlasan.
Untuk semua yang tidak semua itu,
Kuanggap memang tidak berarti untuk kupertahankan.
Dan akan terlupakan.
Persahabatan tanpa penghargaan dan pengertian sama seperti memegang pohon kaktus dengan tangan kosong. Akan selalu menyakitkan dan melelahkan , tak perduli berapa kalipun kamu mencobanya.
Sabtu, 26 Februari 2011
I hate myself
Seharian ini aku di rumah.
Dan itu hal yang langka, mengingat ini hari Sabtu.
Well..dunno why..hari ini jadi hari yang sangat mellow untukku.
Dimulai dengan kebingungan saat aku bangun..,
mimpiku penuh dengan hal - hal aneh yang bahkan tak mampu kuingat sepenuhnya,
aku duduk di ranjang dan berpikir dalam - dalam.
Aneh sekali perasaan ini.
Sungguh. Biasanya aku tak pernah mengalami perasaan seperti ini, seawal ini.
Serasa separuh nyawaku terbang entah ke mana, dan separuh energiku meluap begitu saja tanpa bekas.
Aku kebingungan dan mencari - cari apa yang kuinginkan dalam hidup hari ini.
Rasanya begitu banyak pikiran terlintas dalam benakku dalam waktu yang bersamaan.
Great.
Rasanya hari ini aku memang takkan bisa ke mana - mana.
Pergi dengan perasaan berbeban seperti ini sama saja dengan mencari mati.
Yang ada seharian penuh aku akan ngedumel dan pasang tampang bete terus menerus.
Jadi akhirnya kuputuskan membatalkan semua aktivitas hari ini, dan diam di kamarku tercinta.
Mungkin aku bingung dengan segala permasalahan yang melibatkan emosi antara manusia?
Mungkin aku bingung dengan apa yang harus kupilih menjadi jalan terbaikku?
Mungkin aku bingung dengan apa yang sebetulnya kuinginkan dalam hidup ini?
Mungkin aku bingung dengan semua ini?
Sebetulnya apakah ada gunanya apabila kupikirkan semua hal manusiawi ini?
Apakah semuanya akan baik - baik saja?
Apakah aku akan bisa merasa tenang dan berhenti seperti ini setelah ini selesai?
Oh please. Stop it.
Berulang dan berulang, berpikir dan berpikir.
Kadangkala aku benci dengan otakku yang tak pernah mau berhenti berputar.
Mungkin aku harus belajar jalan lagi?
Mungkin aku harus belajar berbicara lagi?
Mungkin aku harus merunutkan semuanya dari awal lagi?
Mungkin aku harus mencari tahu mengapa a adalah a?
Mungkin aku harus terus begini?
Mungkin aku harus berhenti? Damn. See..., terus seperti itu.
Bagaimana caranya agar otakku bisa berhenti berpikir?
Tapi apakah itu menjadi benar?
Bagaimana apabila aku takkan menemukan segala jawaban setelah otakku terus berputar?
Bagaimana apabila semuanya hanya fatamorgana ku saja? Bagaimana...blah.
Aku betul- betul benci hari - hari seperti ini. I hate myself!
Complicated hell for a descontructive mind!!
Dan itu hal yang langka, mengingat ini hari Sabtu.
Well..dunno why..hari ini jadi hari yang sangat mellow untukku.
Dimulai dengan kebingungan saat aku bangun..,
mimpiku penuh dengan hal - hal aneh yang bahkan tak mampu kuingat sepenuhnya,
aku duduk di ranjang dan berpikir dalam - dalam.
Aneh sekali perasaan ini.
Sungguh. Biasanya aku tak pernah mengalami perasaan seperti ini, seawal ini.
Serasa separuh nyawaku terbang entah ke mana, dan separuh energiku meluap begitu saja tanpa bekas.
Aku kebingungan dan mencari - cari apa yang kuinginkan dalam hidup hari ini.
Rasanya begitu banyak pikiran terlintas dalam benakku dalam waktu yang bersamaan.
Great.
Rasanya hari ini aku memang takkan bisa ke mana - mana.
Pergi dengan perasaan berbeban seperti ini sama saja dengan mencari mati.
Yang ada seharian penuh aku akan ngedumel dan pasang tampang bete terus menerus.
Jadi akhirnya kuputuskan membatalkan semua aktivitas hari ini, dan diam di kamarku tercinta.
Mungkin aku bingung dengan segala permasalahan yang melibatkan emosi antara manusia?
Mungkin aku bingung dengan apa yang harus kupilih menjadi jalan terbaikku?
Mungkin aku bingung dengan apa yang sebetulnya kuinginkan dalam hidup ini?
Mungkin aku bingung dengan semua ini?
Sebetulnya apakah ada gunanya apabila kupikirkan semua hal manusiawi ini?
Apakah semuanya akan baik - baik saja?
Apakah aku akan bisa merasa tenang dan berhenti seperti ini setelah ini selesai?
Oh please. Stop it.
Berulang dan berulang, berpikir dan berpikir.
Kadangkala aku benci dengan otakku yang tak pernah mau berhenti berputar.
Mungkin aku harus belajar jalan lagi?
Mungkin aku harus belajar berbicara lagi?
Mungkin aku harus merunutkan semuanya dari awal lagi?
Mungkin aku harus mencari tahu mengapa a adalah a?
Mungkin aku harus terus begini?
Mungkin aku harus berhenti? Damn. See..., terus seperti itu.
Bagaimana caranya agar otakku bisa berhenti berpikir?
Tapi apakah itu menjadi benar?
Bagaimana apabila aku takkan menemukan segala jawaban setelah otakku terus berputar?
Bagaimana apabila semuanya hanya fatamorgana ku saja? Bagaimana...blah.
Aku betul- betul benci hari - hari seperti ini. I hate myself!
Complicated hell for a descontructive mind!!
Kesejatian
manusia hidup hanya dalam sepenggal waktu..
namun ingatan akannya...
terbawa dalam penggalan waktu manusia lainnya..
betapa hidup dan nyawa tiada yang sejati..
tapi cinta, tekad, dan ingatan..
membuktikan kesejatian melintasi waktu...
akankah tekad yang kecil...,
berarti bagi kehidupan yang besar?
akankah nyawa yang satu..,
mencapai kesejatian dalam tekad...?
manusia hidup hanya dalam sepenggal waktu...
akankah sepenggal waktuku dapat meninggalkan kebahagiaan sejati bagi orang banyak?
namun ingatan akannya...
terbawa dalam penggalan waktu manusia lainnya..
betapa hidup dan nyawa tiada yang sejati..
tapi cinta, tekad, dan ingatan..
membuktikan kesejatian melintasi waktu...
akankah tekad yang kecil...,
berarti bagi kehidupan yang besar?
akankah nyawa yang satu..,
mencapai kesejatian dalam tekad...?
manusia hidup hanya dalam sepenggal waktu...
akankah sepenggal waktuku dapat meninggalkan kebahagiaan sejati bagi orang banyak?
Aku lelah
Mencintai seseorang begitu sulit.
Sebagian hatiku memerlukan rasa itu, sebagian sisanya sudah lelah dengan semua ini.
Bagaikan lorong panjang tak berujung, begitulah kurasa semua perjalanan ini.
Melelahkan, memakan tenaga, dan semakin lama mulai menggerogoti semua rasa yang ada.
Seringkali apa yang ingin kusampaikan hanya mampu tertelan kembali
Apa yang kupikir perlu kuutarakan ternyata hanya membuat luka hati dan keributan
Aku lelah.
Sebagian hatiku memerlukan rasa itu, sebagian sisanya sudah lelah dengan semua ini.
Bagaikan lorong panjang tak berujung, begitulah kurasa semua perjalanan ini.
Melelahkan, memakan tenaga, dan semakin lama mulai menggerogoti semua rasa yang ada.
Seringkali apa yang ingin kusampaikan hanya mampu tertelan kembali
Apa yang kupikir perlu kuutarakan ternyata hanya membuat luka hati dan keributan
Aku lelah.
Terkadang
Terkadang ada beberapa hal dalam hidup ini yang tidak mungkin untuk diperbaiki lagi..
rusaknya berkeping - keping, hingga tak bisa disatukan lagi..
lukanya terlalu dalam dan menganga hingga tak mampu mengering..
rasa kehilangannya terlalu menyakitkan bahkan untuk sekedar mengingatnya lagi..
Terkadang ada beberapa hal yang hanya bisa kita jalani dan kita bawa hingga akhir hayat..
tanpa mampu dilupakan, tanpa mampu dikembalikan, tanpa apa - apa...
beserta kesedihan, beserta penyesalan, beserta hikmah yang didapat...
serpihannya serasa menancap tanpa dapat kita keluarkan..
hanya mampu dibawa berjalan, bersanding dengan semua kebahagiaan yg kita miliki...
Terkadang, kita hanya mampu memilih..
mensyukurinya, menikmatinya, atau terus menyesalinya.
Berjalan dengannya, atau diam dan membiarkannya menghantui hidup kita...
Terkadang..ada hal - hal yang tak mampu kita atur..
Tak mampu kita perkirakan.., dan tak kan pernah dapat kita ulang.
Terkadang...
aku masih berjalan bersama semua itu
aku masih hidup di masa lalu..
aku masih berjalan dalam kenangan..
rusaknya berkeping - keping, hingga tak bisa disatukan lagi..
lukanya terlalu dalam dan menganga hingga tak mampu mengering..
rasa kehilangannya terlalu menyakitkan bahkan untuk sekedar mengingatnya lagi..
Terkadang ada beberapa hal yang hanya bisa kita jalani dan kita bawa hingga akhir hayat..
tanpa mampu dilupakan, tanpa mampu dikembalikan, tanpa apa - apa...
beserta kesedihan, beserta penyesalan, beserta hikmah yang didapat...
serpihannya serasa menancap tanpa dapat kita keluarkan..
hanya mampu dibawa berjalan, bersanding dengan semua kebahagiaan yg kita miliki...
Terkadang, kita hanya mampu memilih..
mensyukurinya, menikmatinya, atau terus menyesalinya.
Berjalan dengannya, atau diam dan membiarkannya menghantui hidup kita...
Terkadang..ada hal - hal yang tak mampu kita atur..
Tak mampu kita perkirakan.., dan tak kan pernah dapat kita ulang.
Terkadang...
aku masih berjalan bersama semua itu
aku masih hidup di masa lalu..
aku masih berjalan dalam kenangan..
The hardest thing in life .....
Perlu vakum satu hari buat gw untuk bisa nulis semua kronologis *bahasa kriminal banget* dan semua perasaan gw tentang kejadian kemaren. Sebuah kemajuan. Tadinya hampir ga mau gue tulis and mau gw bawa tidur aja biar menghilang bersama waktu sesaat. Tapi rasanya terlalu berat untuk ditelan sendiri semuanya. Dan gw serasa lari dari semua kenyataan yang ada. So akhirnya...gw putusin...I'll write it.
Dan selama nulis...gw jadi inget omongan ex co gw..:) He said once..
Dia; Kamu tau ga, kalau kamu terus hidup dengan pandanganmu skrg ini..., kamu akan menghadapi hidup yang sulit. Sebetulnya ada banyak jalan yang lebih mudah yg bisa kamu tempuh, dan kamu selalu memilih yang paling sulit.
Gw: .And you'll leave me alone if I keep doing and thinking like this?
Dia: How can I ? I love you just the way you are....
But still, he left me alone here, while he fly to the sky and became stars. Hehehe...
Dan gw inget omongan seseorang yang berarti juga buat gue...
Dia: Andaikan elo ga seperti ini, mungkin hidup jauh lebih mudah untuk gue..
Gw: Jadi gw nyusahin elo?
Dia: Banget. Lo ga pernah membuat semua ini lebih mudah untuk gue. Bahkan untuk melupakan...
Dan satu orang lagi temen yg berarti buat gw, but ge ga tau lagi di mana dan bagaimana keberadaannya...
Dia: Kalau kambing itu bikin elo nangis, gue nerima elo jadi bini kedua gue kok.
Gw: Ga mau ah kalo loe baru punya 1 bini. Kalo punya 10 baru gw pertimbangin.
Dia: Damn. Loe selalu nambah2in hal2 aneh yang bikin gue inget and ngenang itu nantinya...
Dan satu orang temen chat ...
Dia: Loe selalu milih jalan yg paling ribet ya ci?
Gw: Bawaan orok.
Dia: Bawaan orok juga untuk selalu bikin orang yg kenal elo tertarik sama pemikiran elo?
Gw: Itu bawaan lahir.
And omongan cowo gw,...
Dia: aku suka kamu karena kamu jawa tapi ga kayak jawa kebanyakan.., islam tapi ga seperti islam kebanyakan.., cewe tapi ga kayak cewe kebanyakan....intinya karena kamu berbeda dan special.
Gw: Really? .....
Hehe...ironis banget ya. Semua hal yg sulit itu, bikin orang lain tertarik dengan gw. Semua hal yang sulit itu bikin gue unik kata orang2. Tapi semua hal yg sulit dan berbeda itu justru pada akhirnya harus menjadi sama seperti yg 'Normal'.
Ah...what a life...
The hardest thing in my life is being normal.
God, I want my sanity back.
Dan selama nulis...gw jadi inget omongan ex co gw..:) He said once..
Dia; Kamu tau ga, kalau kamu terus hidup dengan pandanganmu skrg ini..., kamu akan menghadapi hidup yang sulit. Sebetulnya ada banyak jalan yang lebih mudah yg bisa kamu tempuh, dan kamu selalu memilih yang paling sulit.
Gw: .And you'll leave me alone if I keep doing and thinking like this?
Dia: How can I ? I love you just the way you are....
But still, he left me alone here, while he fly to the sky and became stars. Hehehe...
Dan gw inget omongan seseorang yang berarti juga buat gue...
Dia: Andaikan elo ga seperti ini, mungkin hidup jauh lebih mudah untuk gue..
Gw: Jadi gw nyusahin elo?
Dia: Banget. Lo ga pernah membuat semua ini lebih mudah untuk gue. Bahkan untuk melupakan...
Dan satu orang lagi temen yg berarti buat gw, but ge ga tau lagi di mana dan bagaimana keberadaannya...
Dia: Kalau kambing itu bikin elo nangis, gue nerima elo jadi bini kedua gue kok.
Gw: Ga mau ah kalo loe baru punya 1 bini. Kalo punya 10 baru gw pertimbangin.
Dia: Damn. Loe selalu nambah2in hal2 aneh yang bikin gue inget and ngenang itu nantinya...
Dan satu orang temen chat ...
Dia: Loe selalu milih jalan yg paling ribet ya ci?
Gw: Bawaan orok.
Dia: Bawaan orok juga untuk selalu bikin orang yg kenal elo tertarik sama pemikiran elo?
Gw: Itu bawaan lahir.
And omongan cowo gw,...
Dia: aku suka kamu karena kamu jawa tapi ga kayak jawa kebanyakan.., islam tapi ga seperti islam kebanyakan.., cewe tapi ga kayak cewe kebanyakan....intinya karena kamu berbeda dan special.
Gw: Really? .....
Hehe...ironis banget ya. Semua hal yg sulit itu, bikin orang lain tertarik dengan gw. Semua hal yang sulit itu bikin gue unik kata orang2. Tapi semua hal yg sulit dan berbeda itu justru pada akhirnya harus menjadi sama seperti yg 'Normal'.
Ah...what a life...
The hardest thing in my life is being normal.
God, I want my sanity back.
Kau puas?
Bersama tetes peluh,
jerih payahku menghilang...
Bersama pakaian kotor,
usahaku terbilaskan...
Bersama rasa pegal dan penat,
hatiku terhimpit lamat...
Hanya karena lelah dan kantuk,
semua tiada nilai bagi sadarmu.
Aku terima.
Dan lupakan.
jerih payahku menghilang...
Bersama pakaian kotor,
usahaku terbilaskan...
Bersama rasa pegal dan penat,
hatiku terhimpit lamat...
Hanya karena lelah dan kantuk,
semua tiada nilai bagi sadarmu.
Aku terima.
Dan lupakan.
Kamis, 24 Februari 2011
Selasa, 22 Februari 2011
Kenangnya
Tlah Engkau anugrahkan Nyawa untuk dapat merasakan ini
perasaan yang mulai memberontak diri dalam jiwanya
bagaikan jarum runtuh kedalam dada, lalu melukai hati
tanpa ada yang mengiba
tanpa ada yang ikut untuk merasakan
lalu, ditelannya rasa itu dalam-dalam
"pedihh, " isaknya...
tak ada yang berharap untuk menyembuhkannya
kemudian tersenyum, dan memandangi tulisan.
lalu,,,
..."kita dapat bertemu lagi, walau hati yang kubawa tak seutuh dulu," Tegasnya...
..."namun yang kurasakan akan tetap sama dan tak ada ubahnya ...,"
aku yang akan berharap sampai mati
ia mendekap buku kedadanya.
...."aku masih yakin, ia pasti kembali untuk mengambil separuh hatinya lagi"
perasaan yang mulai memberontak diri dalam jiwanya
bagaikan jarum runtuh kedalam dada, lalu melukai hati
tanpa ada yang mengiba
tanpa ada yang ikut untuk merasakan
lalu, ditelannya rasa itu dalam-dalam
"pedihh, " isaknya...
tak ada yang berharap untuk menyembuhkannya
kemudian tersenyum, dan memandangi tulisan.
lalu,,,
..."kita dapat bertemu lagi, walau hati yang kubawa tak seutuh dulu," Tegasnya...
..."namun yang kurasakan akan tetap sama dan tak ada ubahnya ...,"
aku yang akan berharap sampai mati
ia mendekap buku kedadanya.
...."aku masih yakin, ia pasti kembali untuk mengambil separuh hatinya lagi"
Minggu, 13 Februari 2011
Aku suka melihatnya. Entah ...
Di sadari atau tidak, aku sering menyadari kata-kata tersebut, bahkan mungkin kita pernah mengatakannya, seperti “Gw jatuh cinta padanya sejak pandangan pertama”, secara klise memang sangat gombal tapi entah kalimat itu seperti ada benarnya sekarang. (hahahaha curhaat) Apakah ada yang namanya “Cinta pada pandangan pertama?” Apakah itu benar-benar cinta atau hanya rasa suka ?
Adakalanya kita dibingungkan dengan kata “suka” dan “cinta”, atau bahkan sebagian orang menyamaratakan arti suka kepada cinta. Tidak bisa disangkal, pada tahap awal pertemuan dengan seseorang, khususnya lawan jenis, rasa suka akan mendominasi hubungan kasih kita. Kita mulai menyukai wajahnya,cara bicaranya, tertawa renyahnya (emangnya makanan, renyah…hahahaha) , kelembutannya, kepemimpinannya, wibawanya dll.
Namun perasaan suka td, sewajarnyaharus berkembang menjadi rasa cinta, yakni kerelaan untuk memberi yang terbaik dari diri kita demi yang terbaik untuknya. Jika proses ini tidak terjadi, maka kita akan terlibat dalam suatu relasi yang dangkal, dan kita hanya akan berhenti pada peran pengamat yang hanya menikmati tontonannya dengan penuh kekaguman.
ini berawal dari kekuatan mata ..
pernah suatu hari seorang pria bertanya 'siapa namanya ..' reflex aku pun menjawab 'opie ..'
waktu siang itu, ia menatapku lekat (ga tau dah napa bisa kejadian kayak gitu seperti didalam sinetroon, yang diliatin pun jadi bingung -__-' rasanya detik itu lamaaaa rasanya, lalu ditambah hal2 yang rasanya didalam dada mulai berdebar-debar gak jelas 'entah faktor dari pesonanya' atau darimana)
tiba2 ruangan jadi sempit, sampai rasanya ingin bunuh diri (hiperbola) walau cumah bisa ngeliat , rasanya harapan baru 'itu' tiba2 ada aja muncul didalam pikiran, sejak hari terakhir ituu .. aku berpisah untuk bisa kembali kesana untuk kita ketemu lagi (hahaha ternyata Allah SWT, MAHA MENDENGAR)
Kesimpulannya adalah, hati-hati ketika kata “cinta” mulai keluar dari mulut kita, karena kata itu muncul, ia menuntut banyak pengorbanan dari kita. “Cinta” bukanlah sembarangan kata yang seenaknya bisa kita katakan pada siapapun yang hanya bertujuan untuk menarik perhatian orang tersebut. Jadi, ketika kita mulai berpikir tentang, “Cinta pada pandangan pertama”, mari kita mulai mengoreksi kembali hati kita, apakah itu benar-benar cinta, atau hanya sekedar suka??? Oh God. mari jadi pemikir sekarang ...
Aku suka melihatnya ....
Entah ....
Adakalanya kita dibingungkan dengan kata “suka” dan “cinta”, atau bahkan sebagian orang menyamaratakan arti suka kepada cinta. Tidak bisa disangkal, pada tahap awal pertemuan dengan seseorang, khususnya lawan jenis, rasa suka akan mendominasi hubungan kasih kita. Kita mulai menyukai wajahnya,cara bicaranya, tertawa renyahnya (emangnya makanan, renyah…hahahaha) , kelembutannya, kepemimpinannya, wibawanya dll.
Namun perasaan suka td, sewajarnya
ini berawal dari kekuatan mata ..
pernah suatu hari seorang pria bertanya 'siapa namanya ..' reflex aku pun menjawab 'opie ..'
waktu siang itu, ia menatapku lekat (ga tau dah napa bisa kejadian kayak gitu seperti didalam sinetroon, yang diliatin pun jadi bingung -__-' rasanya detik itu lamaaaa rasanya, lalu ditambah hal2 yang rasanya didalam dada mulai berdebar-debar gak jelas 'entah faktor dari pesonanya' atau darimana)
tiba2 ruangan jadi sempit, sampai rasanya ingin bunuh diri (hiperbola) walau cumah bisa ngeliat , rasanya harapan baru 'itu' tiba2 ada aja muncul didalam pikiran, sejak hari terakhir ituu .. aku berpisah untuk bisa kembali kesana untuk kita ketemu lagi (hahaha ternyata Allah SWT, MAHA MENDENGAR)
Kesimpulannya adalah, hati-hati ketika kata “cinta” mulai keluar dari mulut kita, karena kata itu muncul, ia menuntut banyak pengorbanan dari kita. “Cinta” bukanlah sembarangan kata yang seenaknya bisa kita katakan pada siapapun yang hanya bertujuan untuk menarik perhatian orang tersebut. Jadi, ketika kita mulai berpikir tentang, “Cinta pada pandangan pertama”, mari kita mulai mengoreksi kembali hati kita, apakah itu benar-benar cinta, atau hanya sekedar suka??? Oh God. mari jadi pemikir sekarang ...
Tapi ..
Aku suka melihatnya ....
Entah ....
Jumat, 11 Februari 2011
Seperti membersihkan isi lemari di akhir tahun.
Seperti membersihkan isi lemari di akhir tahun.
Membuang yang tidak lagi terpakai, tidak berguna, tidak cocok, dan tidak lagi dibutuhkan. Hingga hanya menyisakan apa yang betul - betul penting dan berharga, nyaman untuk dikenakan, dan selalu siap saat dibutuhkan.
Itu yang kulakukan beberapa bulan terakhir, membersihkan isi lemari hidupku.
Aneh rasanya.
Sedikit sedih karena harus kehilangan dan membuang banyak hal yang meskipun kutahu tidak kubutuhkan, namun entah mengapa terasa sulit untuk dibuang.
Kosong rasanya.
Melihat lemari hatiku yang jadi terasa lebih lapang dan lengang. Ada sedikit sepi terasa, dan ada sedikit ketakutan akan kekurangan yang mungkin akan kuhadapi nantinya.
Namun lega rasanya.
Mengetahui apa yang tersisa adalah apa yang benar - benar penting dan benar - benar kubutuhkan. Meyakini dan memastikan hidupku terus berlanjut untuk diperbaharui.
Perlahan namun pasti.
Membuang yang tidak lagi terpakai, tidak berguna, tidak cocok, dan tidak lagi dibutuhkan. Hingga hanya menyisakan apa yang betul - betul penting dan berharga, nyaman untuk dikenakan, dan selalu siap saat dibutuhkan.
Itu yang kulakukan beberapa bulan terakhir, membersihkan isi lemari hidupku.
Aneh rasanya.
Sedikit sedih karena harus kehilangan dan membuang banyak hal yang meskipun kutahu tidak kubutuhkan, namun entah mengapa terasa sulit untuk dibuang.
Kosong rasanya.
Melihat lemari hatiku yang jadi terasa lebih lapang dan lengang. Ada sedikit sepi terasa, dan ada sedikit ketakutan akan kekurangan yang mungkin akan kuhadapi nantinya.
Namun lega rasanya.
Mengetahui apa yang tersisa adalah apa yang benar - benar penting dan benar - benar kubutuhkan. Meyakini dan memastikan hidupku terus berlanjut untuk diperbaharui.
Perlahan namun pasti.
Biarkan cinta yang menyelesaikannya
Saat sesuatu yang terlalu berharga hingga kau perjuangkan sekuat tenaga,
dan kau kepayahan namun tak mampu membuangnya jua,
menangis sekuat - kuatnya sambil mencacinya memang takkan menyelesaikan apapun,
namun mungkin memang hanya itu yang kau butuhkan.
Lalu saat kau sudah terlalu lelah untuk berpikir lagi,
biarkan keheningan memelukmu erat,
hingga kau bisa mempertanyakan apa gunanya semua ini,
dan melihat gambaran - gambaran penting yang melintas.
Di sanalah letak kejujuran dan kebenaran jawabannya.
Seseorang bertanya padaku, "mau menjadi selingkuhanku?"
Dan aku bertanya padanya, "kenapa sampai harus berselingkuh?"
Ia terdiam membisu.
"Orang yg ingin berselingkuh, biasanya terlalu mencintai pasangannya hingga tak mampu meninggalkannya, atau tak mampu hidup tanpanya. Karenanya ia tak bisa mengatakan dan mengeluarkan perasaan kecewa dan sedihnya saat tidak mendapatkan apa yang diharapkan dari pasangannya tersebut." Aku berkata sambil memandangnya lurus.
"Kurasa, kau hanya butuh seorang sahabat baru." lanjutku seraya tersenyum, dan mengalihkan pandanganku ke hamparan rumput luas di hadapan kami.
Ada kalanya kau hanya perlu menangis keras - keras dan mencaci maki segalanya. Lalu biarkan cinta yang menyelesaikannya. -
dan kau kepayahan namun tak mampu membuangnya jua,
menangis sekuat - kuatnya sambil mencacinya memang takkan menyelesaikan apapun,
namun mungkin memang hanya itu yang kau butuhkan.
Lalu saat kau sudah terlalu lelah untuk berpikir lagi,
biarkan keheningan memelukmu erat,
hingga kau bisa mempertanyakan apa gunanya semua ini,
dan melihat gambaran - gambaran penting yang melintas.
Di sanalah letak kejujuran dan kebenaran jawabannya.
Seseorang bertanya padaku, "mau menjadi selingkuhanku?"
Dan aku bertanya padanya, "kenapa sampai harus berselingkuh?"
Ia terdiam membisu.
"Orang yg ingin berselingkuh, biasanya terlalu mencintai pasangannya hingga tak mampu meninggalkannya, atau tak mampu hidup tanpanya. Karenanya ia tak bisa mengatakan dan mengeluarkan perasaan kecewa dan sedihnya saat tidak mendapatkan apa yang diharapkan dari pasangannya tersebut." Aku berkata sambil memandangnya lurus.
"Kurasa, kau hanya butuh seorang sahabat baru." lanjutku seraya tersenyum, dan mengalihkan pandanganku ke hamparan rumput luas di hadapan kami.
Ada kalanya kau hanya perlu menangis keras - keras dan mencaci maki segalanya. Lalu biarkan cinta yang menyelesaikannya. -
Jangan Bermimpi, kalau tak siap !
Ia berkata padaku ...
"Karena beberapa pencapaian yang hebat hanya dapat dicapai oleh beberapa orang yg hebat saja, maka kebanyakan dari kita belajar untuk merasa puas dan bahagia dengan apa yg (hanya dapat dan mudah) kita raih dan miliki.
Benar kebahagiaan dan nilai hidup setiap orang adalah berbeda, tapi pencapaian yang hebat tidak bisa dinafikan dengan apapun. Dan orang - orang hebat yang mencapai sesuatu yang hebat, memang bukanlah orang yang puas dan bahagia hanya dengan apa yang dimilikinya saat ini.
Karenanya, jangan bermimpi menjadi seorang yg memiliki pencapaian, kalau tak siap mengorbankan apapun. Cukuplah kau berpuas hati dengan apa yg kau miliki dan maktubkan dengan kebahagiaan - kebahagiaan kecil itu."
Cara yang keras dalam menjalani hidup. Tapi dengan cara itu lah ia menjadi seseorang yg berhasil mencapai sesuatu yg hebat, sekarang.
Kebanyakan manusia cenderungnya memilih aman. Selalu ada alasan untuk merasa puas dengan keadaan sekarang, saat tahu perlu berapa banyak pengorbanan untuk mencapai keadaan yg lebih baik. Selalu ada alasan untuk tidak melakukan sesuatu yg tidak membuatnya nyaman.
Setiap orang hanya memiliki 24 jam dalam hidupnya. Berguna atau tidak, bertambah ilmunya atau tidak, mencapai sesuatu atau sekedar menjalani yang ada, semuanya pilihan. Dan setiap pilihan, selalu harus mengorbankan pilihan lainnya.
Ada kalanya aku merasa semua ini begitu cukup dan terasa nyaman, sebuah comfort zone yang melenakan. Tidak salah memang untuk berhenti dan menikmati sejenak. Namun saat alarm diri sudah mulai berbunyi seperti sekarang, saatnya untuk melangkah lebih jauh dan lebih cepat lagi. Saatnya meninggalkan comfort zone.
Semangat!
Rabu, 09 Februari 2011
Bagaimana Denganmu?
Aku mengamati semua sahabat
dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah.
dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah.
Saya memikirkan tentang semua pakaian,
tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa.
Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik,
namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik.
Aku mencari segala bentuk rezki,
tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar.
~ Khalifah 'Umar
Kamis, 03 Februari 2011
Kuberikan Sayapku Padamu
Hidup ini mungkin tidak adil.
Dan mungkin ada beberapa hal dalam hidup ini yang harus diterima apa adanya, apapun adanya.., baik maupun buruk. Kehilangan dan kepergian mungkin meninggalkan lubang yang takkan pernah terisi, dan kedatangan pun kelahiran mungkin harus dihadapi meski tak pernah terasa siap.
Dan mungkin ada beberapa hal dalam hidup ini yang harus diterima apa adanya, apapun adanya.., baik maupun buruk. Kehilangan dan kepergian mungkin meninggalkan lubang yang takkan pernah terisi, dan kedatangan pun kelahiran mungkin harus dihadapi meski tak pernah terasa siap.
Kejadian demi kejadian mungkin berjalan jauh dari apa yang diharapkan dan direncanakan, dan masalah tiada pernah berhenti datang mengunjungi. Sahabat dan musuh mungkin hanya sekedar perbedaan arti kebahagiaan, dan persaudaraan hanya hingga nyawa orang tua terhenti. Permulaan dan akhir tiada pernah berhenti berputar, hingga hidup satu nyawa hampir tiada berarti dibandingkan putaran masa.
Mungkin memang begitu. Meskipun abu - abu ada sebagai alternatif hitam dan putih, terkadang mungkin tetap tidak ada pilihan di antara ketiganya. Mungkin memang begitu.
Aku mengerti semua itu, meski aku tak mengetahui kebenaran keseluruhannya.
Namun semua itu belum membuatku merasa menyesal akan nafas yang masih berlanjut ini. Belum membuatku berhenti mempercayai segalanya terjadi untuk yang terbaik. Meski aku mungkin bukan manusia yang sempurna, namun aku belum berhenti berharap untuk membuat hidup dan nyawa ini menjadi sesempurna yang aku mampu.
Aku belum berhenti berharap akan yang terbaik dan bersiap untuk yang terburuk.
Belum berhenti bersahabat dengan lubang di hatiku dan tersenyum menghadapi apa yang datang tanpa aku pernah merasa siap menghadapinya. Dan aku..masih belum berhenti percaya padamu. "For the things we have to learn before we can do them, we learn by doing them." -Aristotle.
Kuberikan sayapku padamu. Dan kamu akan tetap dapat kembali ke sini kapanpun.
Terkadang, Bahagia Tak Bisa Benar - Benar Dibagi
Saat bahagia dan haru terlalu berlimpah ruah
tundukkan hati dalam - dalam
agar bukan kesombongan yang tercipta
melainkan rasa syukur yang terdalam dari jiwa
Semua orang tentu ingin berbagi kebahagiaan
tapi terkadang bahagia tak bisa benar - benar dibagi
Ada kalanya jauh lebih baik untuk memahami
mana yg lebih bijak untuk disimpan
Tak semua orang paham maksud hati,
tak semua orang paham maksud baik.
Bukan berarti kebaikan hati tak perlu diteruskan,
hanya berikan kesempatan pada kepahaman dalam diam.
Saat bahagia dan haru terlalu berlimpah ruah,
tundukkan hati dalam - dalam,
agar kebijaksanaan dan kerendah hatian yang tercipta,
dan bahagia berbunga bahagia bagi yang lain.
Pengingat bagi diri sendiri agar selalu, selalu, dan selalu lebih bijak bukan hanya dalam menghadapi masalah dan kesedihan, tapi juga kebahagiaan dan rasa syukur.
tundukkan hati dalam - dalam
agar bukan kesombongan yang tercipta
melainkan rasa syukur yang terdalam dari jiwa
Semua orang tentu ingin berbagi kebahagiaan
tapi terkadang bahagia tak bisa benar - benar dibagi
Ada kalanya jauh lebih baik untuk memahami
mana yg lebih bijak untuk disimpan
Tak semua orang paham maksud hati,
tak semua orang paham maksud baik.
Bukan berarti kebaikan hati tak perlu diteruskan,
hanya berikan kesempatan pada kepahaman dalam diam.
Saat bahagia dan haru terlalu berlimpah ruah,
tundukkan hati dalam - dalam,
agar kebijaksanaan dan kerendah hatian yang tercipta,
dan bahagia berbunga bahagia bagi yang lain.
Pengingat bagi diri sendiri agar selalu, selalu, dan selalu lebih bijak bukan hanya dalam menghadapi masalah dan kesedihan, tapi juga kebahagiaan dan rasa syukur.
Tidak Bisa
Sebetulnya tidak bisa itu hampir tidak ada di dunia ini.
Yang ada mungkin hanyalah bisa, tetapi sulit.
Dan itu adalah sesuatu yang wajar.
Jadi kalau sampai bertemu dengan tidak bisa,
sebetulnya itu karena kita mengijinkan diri kita untuk tidak bisa,
bukan karena ketidakmampuan kita.Tidak berarti bahwa kita harus bisa segalanya,
karena bagaimanapun hidup dan waktu amatlah terbatas.
Itu sebabnya dibutuhkan prioritas dan saling membantu.
Agar kita bisa mengutamakan mana yg harus kita
kuasai dan mana yang harus kita percayakan pada orang lain.
Mungkin itulah sebabnya kita disebut manusia.
Loosing doesn't make u a failure. Giving up does.
Langganan:
Postingan (Atom)