Begitu susahkah kita bertemu di satu titik?
Jika ada jalan tengah, kenapa mesti menepi ke sisi?
Jika mauku tak berbalik setimpal dengan maumu,
kenapa kita tak mengendapkan segalanya pada nalar dan kata hati.
Biar tak ada basi yang menengahi.
Titik Temu 'Moammar Emka'
Tidak ada komentar:
Posting Komentar