Kamis, 04 Agustus 2011

Kamu

katamu, aku sering memandang kejauhan..
dan kamu bertanya apa yang kulihat..
aku pun tak tahu apa yang kulihat..
hanya mungkin aku berharap sejauh itu aku berada..

katamu, aku sering memandang langit lamat - lamat..
dan kamu bertanya mengapa aku suka memandangi langit..
kurasa mungkin karena aku begitu merindukan kebebasan di atas sana..
atau mungkin aku merindukan langit...ku..

katamu, aku sering bernyanyi dengan melodi sepi..
dan kamu bertanya apakah aku kesepian..
ada kamu di sampingku, apakah seharusnya aku merasa sepi..?
ataukah sepi itu tidak sama dengan kesendirian?

katamu, aku sering memandangmu lamat - lamat..
dan sering tersenyum tipis padamu..
tapi kau tak bertanya apapun tentang itu..
pun tak bertanya tentang mengapa aku tersenyum saat mendengar ucapanmu itu..

kadang kurasa, kamu lebih mengenalku daripada aku sendiri..
kamu melihat, memperhatikan, dan mengingat hal - hal kecil yang bahkan tak kusadari..
tapi seringkali, aku merasa kamu tak mengenalku sama sekali..
hal - hal yang kutunjukkan dan kubicarakan, tak kau mengerti dan pahami sama sekali..

sisi diriku yang kau pandang, berbeda dengan sisi diriku yang kupandang..
kau seolah melihat dan mengenal sisi yang berbeda dengan sisi yang kutahu selama ini..
sesaat aku merasa begitu dekat denganmu..
sedetik berikutnya aku tak merasa mengenalmu..

kata orang, seharusnya sesama manusia bisa saling melengkapi..
dengan semua perbedaan yang ada..
mungkin itu sebabnya aku masih duduk di sini bersamamu, tetapi memandang kejauhan..
aku masih berusaha melengkapi dan dilengkapi..
meski aku.... ... .. .
merindukan langit..ku. 






Tidak ada komentar: