Selambat atau secepat apa kita ingin melupakannya?
Tidak ada jawaban yang tersirat, pun tersurat.
Selama ingatan adalah akarnya, melupakan adalah milik waktu; kapanpun itu.
Biarkan waktu yang melupakanmu karena aku tak mampu membunuh ingatanku.
Kehilanganmu membuatku mempunyai harapan..
Harapan yang membuatku bisa terus berjalan.
Dan..
Aku percaya cinta itu bersifat menuntun.
Tapi kubutuh tanganmu untuk sampai ketujuan.
2 komentar:
Koq jadi melankolis gini ya, buka blognya opie. .baca beranda pas banget sama suasana hati. Lagu backsoundnya juga kayaknya . indah banget. .
hehehe :D makasi ya
Posting Komentar